ASUHAN KEBIDANAN DALAM PELAYANAN BAGI LANJUT USIA: OPTIMALISASI PUSKESMAS LANSIA DAN PENDEKATAN KOMUNITAS DI PUSKESMAS NAIBONAT

Oktaviana T.M.B. Adam, Filpin Luciami A. Haning, Windy Anisa Veryany Fanggi, Bernadeta Erni

Sari


Peningkatan populasi lanjut usia (lansia) di Indonesia menuntut ketersediaan layanan kesehatan yang komprehensif, terjangkau, dan berkesinambungan, termasuk peran strategis tenaga kesehatan bidan dalam pelayanan kesehatan komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan asuhan kebidanan melalui pemberdayaan Puskesmas Lansia dan pendampingan komprehensif di wilayah kerja Puskesmas Nunkurus. Mitra kegiatan melibatkan 45 orang lanjut usia serta kader kesehatan setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi kesehatan kesehatan reproduksi dan menopause, pemeriksaan fisik dasar (tekanan darah, gula darah, asam urat, dan Indeks Massa Tubuh), senam lansia, serta pelatihan bagi kader Puskesmas. Data dikumpulkan melalui pengukuran klinis langsung dan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan lansia dari kategori kurang (52,4) menjadi kategori baik (84,6), serta peningkatan kesadaran dalam deteksi dini penyakit degeneratif. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi asuhan kebidanan gerontik berbasis komunitas mampu meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan keaktifan lansia dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan dasar.

 

Kata Kunci: Asuhan Kebidanan; Lanjut Usia; Puskesmas Lansia; Kesehatan Komunitas; Pemberdayaan Kader

 

Abstract

The increasing population of older adults in Indonesia demands the availability of comprehensive, affordable, and sustainable health services, including the strategic role of midwives in community health services. This community service activity aims to optimize the implementation of midwifery care through the empowerment of Elderly Integrated Healthcare Posts (Puskesmas Lansia) and comprehensive mentoring in the working area of Nunkurus Community Health Center. The partners involved 45 older adults and local health cadres. The implementation method used a participatory approach involving health education on reproductive health and menopause, basic physical examinations (blood pressure, blood glucose, uric acid, and Body Mass Index), elderly gymnastics, and training for Puskesmas cadres. Data were collected through direct clinical measurements and pre-test and post-test questionnaires to assess the elderly's knowledge level. The results showed an increase in the average knowledge score of the elderly from the poor category (52.4) to the good category (84.6), as well as increased awareness in the early detection of degenerative diseases. This activity proves that the integration of community-based gerontological midwifery care can improve the quality of life, independence, and active participation of the elderly in utilizing basic health facilities.

 

Keywords: Midwifery Care; Older Adults; Elderly Puskesmas; Community Health; Cadre Empowerment

Kata Kunci


Asuhan Kebidanan; Lanjut Usia; Puskesmas Lansia; Kesehatan Komunitas; Pemberdayaan Kader

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


H. Sya'diyah, Keperawatan Gerontik: Teori dan Aplikasi dalam Asuhan Lansia. Surabaya: Hang Tuah University Press, 2022.

M. Haro, "Edukasi dan Pemberdayaan Lansia dalam Menjaga Kesehatan di Kelompok Ina Hanna," Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), vol. 7, no. 3, hlm. 1200–1210, 2024.

N. I. Kusuma, "Skrining Kesehatan Lansia dan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Lanjut di Masyarakat," Ahmar Metakids Journal of Community Health, vol. 3, no. 2, hlm. 145–152, 2023.

R. Ramadhanty, "Pengetahuan Lansia Tentang Pentingnya Mengikuti Puskesmas Lansia Terhadap Derajat Kesehatan," Proceeding Seminar Nasional & Call for Paper Bidan, vol. 2, no. 1, hlm. 45–52, 2022.

A. Roodbari, M. Roodbari, dan S. E. Saum, "Mixed-Methods Evaluation in Community-Based Public Health Interventions," Journal of Community Health Research, vol. 11, no. 4, hlm. 230–241, 2022.

S. Supiyandi dan M. Mailok, "Analisis Spasial Persebaran Fasilitas Kesehatan Lansia Menggunakan Sistem Informasi Geografis," Jurnal Geografi dan SIG, vol. 8, no. 1, hlm. 12–25, 2024.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, 2020.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.