ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MEMAKAI MASKER TERHADAP COVID 19 DI RW 07 KELURAHAN GALUNG MALOANG KECAMTAM BACUKIKI KOTA PAREPARE
Abstract
COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Pada akhir tahun 2019, berdasarkan data epidemiologi 66% kasus yang terinfeksi berkaitan dengan satu pasar seafood yang berada di kota Wuhan, Cina yang kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus yang semakin bertambah tiap harinya, sehingga pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan kasus Covid-19. Tujuan: dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan kesadaran dengan kepatuhan masyarakat memakai masker di RW 07 Kelurahan Galung Maloang Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak
30 responden dari 285 popolasi. Teknik pengambilan sampel yaitu 1/n dari populasi (Suryono dkk, 2013), bila akan memilih 30 dari 285 masyarakat dengan teknik acak sistematis, maka diperlukan 30/285 = 1/9 bagian dari populasi. Angka awal ditentukan secara acak, selanjutnya subjek diberi nomor dari 1 hingga 285. Setiap masyarakat ke 9 akan diambil sebagai sampel dan analisis statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini yaitu variabel pengetahuan manfaat yang dirasakan memiliki hubungan yang bermakna dengan kepatuhan memakai masker terhadap kejadian Covid-19 dengan p value 0,026, variable kesadaran ada hubungan yang bermakna dengan kepatuhan memakai masker terhadap kejadian Covid 19 dengan p value 0,018 dan tidak ada hubungan yang bermakna variabel kejadian Covid -19 dengan Kepatuhan Memakai Masker dengan p value 0,711. Kesimpulan dalam penjelasan tersebut bahwa pengetahuan dan kesadaran yang berhubungan dengan kepatuhan memakai masker terhadap kejadian Covid-19. Saran untuk pihak terkait sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan dan kesadaran memakai masker mengenai Covid-19 sehingga dapat meningkatkan kepatuhan memakai masker terhadap kejadian Covid-19.
Kata Kunci: Covid -19, Pengetahuan, Kesadaran dan Kepatuhan Memakai Masker
ABSTRACT
COVID-19 is a disease caused by the SARS-CoV-2 virus. At the end of 2019, epidemiological data indicated that 66% of infected cases were linked to a seafood market in Wuhan, China, which subsequently spread to various countries, including Indonesia. As one of the countries with a daily increase in cases, the Indonesian government implemented various efforts to reduce the spread of COVID-19. Objective: This study aims to analyze the relationship between knowledge, awareness, and public compliance with wearing masks in RW 07, Galung Maloang Village, Bacukiki District, Parepare City. Methods: This study utilized a descriptive method with a sample size of 30 respondents from a population of 285. The sampling technique used was $1/n$ of the population (Suryono et al., 2013). To select 30 out of 285 individuals using a systematic random sampling technique, $30/285 = 1/9$ of the population was required. The starting number was determined randomly, and subjects were numbered from 1 to 285; every 9th person was selected as a sample. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test with a significance level of 0.05. Results: The findings showed that the knowledge variable regarding perceived benefits had a significant relationship with mask-wearing compliance (p-value = 0.026). Similarly, the awareness variable showed a significant relationship with compliance (p-value = 0.018). However, there was no significant relationship between the incidence of COVID-19 and mask-wearing compliance (p-value = 0.711). Conclusion: Knowledge and awareness are significantly related to compliance with wearing masks in the context of COVID-19. Suggestions: Relevant authorities should further enhance public knowledge and awareness regarding COVID-19 to improve mask-wearing compliance.
Keywords: COVID-19, Knowledge, Awareness, Mask-Wearing Compliance
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Achmadi, 2008. Analisis Kepatuhan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Masker Dalam Pencegahan Penularan Covid-19, https://www.researchgate.net/publication/ 358704333_Analisis Kepatuhan_ Mahasiswa_ Terhadap_Penggunaan_ Masker_Dalam_ Pencegahan_Penularan_Covid-19, Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, January 2022, diakses 23/5/2021.
Andhika Prasetyo, 2020. “Kesadaran Masyarakat, Kunci Penanggulangan Covid-19”, https://mediaindonesia.com/humaniora/297716/kesadaran-masyarakat-kunci-penanggulangan-covid-19, diakses 23/5/2021.
Desmon Andreas Soaduon Lubis, 2021, “Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap dan Perilaku Terhadap Pencegahan Infeksi Covid -19 pada Mahasiswa Semester VI Fakultas Kedokteran USU, (Skripsi), PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2021, https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/31033/170100198.pdf?sequence=1, diakes 23/5/2021.
http://covid19.go.id.regulasi data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 1 Mei 2021, diakses 6/5/2021.
https://kesehatan.konan.ci.t Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Selasa 10/11/2020 (Kompas.com) mengatakan bahwa “pemakaian masker berguna untuk memblokade partikel sarat virus yang mungkin dipancarkan oleh orang yang terinfeksi”, diakses 8/5/2021.
Kemenkes., RI. (2020). Perkembagan Kasus Covid-19 Kumulatif Di Indonesia. Retrieved from http://pusatkrisis.kemkes.go.id/, diakses 24/5/2021.
Mariz, Natassya and Aziz, Muhammad and Ma'mun, Asmarani (2020). “Hubungan Pengetahuan Tentang Covid -19 Dengan Kepatuhan Upaya Pencegahan (Pemakaian Masker, Mencuci Tangan, dan Phsycal Distancing pada Masyarakat Kota Palembang. Undergraduate thesis, Sriwijaya University. https://repository.unsri.ac.id/39936/, diakses 23/5/2021.
Notoatmodjo, S. 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prihantana, dkk. 2016. “Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkolosis Di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen”. Jurnal Farmasi Sains Dan Praktis. Vo. 2. No. 1. Poltekkes Bhakti Mulia.
PDPI. (2020). Panduan Praktik Klinis: Pneumonia 2019 n-CoV. Jakarta: PDPI. Pemprov., SulSel. (2020). Sulsel Tanggap Covid 19. 1 S. Pemprov, (2020). Retrieved from https:// covid19.sulselprov.go.id/data, diakses 23/5/2021.
Poemey at.al, 2019. “Pengaruh Penerapan Komunikasi Terapeutik Terhadap Sikap Kooperatif Anak Usia Dini”, https://www.researchgate.net/ publication/354549304_Pengaruh _penerapan _komunikasi_terapeutik_terhadap_sikap_kooperatif_anak_usia_dini, Holistik Jurnal Kesehatan, March 2021, diakses 23/5/2021.
Puput Lestari, 2015. “Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Makanan Balita Terhadap Status Gizi Balita Di Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar”, Universitas Muhammadya Jember, diakses 4//2021.
Ramadhan, A. (2020). Vitalnya ketersediaan APD untuk melindungi tenaga kesehatan. Jakarta. Retrieved from https://www.antaranews.com/ berita/1411158/vitalnya-ketersediaan-apduntuk-melindungi-tenaga-kesehatan, diakses 20/5/2021.
Saryono, dkk. 2013. MetodologiPenelitianKualitatifdanKuantitatifdalamBidangKesehatan. Yogyakarta: NuhaMedika.
Soekanto, Soerjono. 1982. Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum. Jakarta: CV. Rajawali.
Wardhani, Dipicha Triesna K. 2016. Hubungan Pengetahuan Diet Dan Perilaku Membaca Informasi Nilai Gizi Produk Makanan Kemasan Terhadap Kepatuhan Diet Pasien Penyakit Jantung Koroner (Pjk) Dengan Hipertensi Rawat Jalan Di Rsud Dr. Moewardi. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
www.Coursehero.com. Jurnal Pinontoan dan Sumampouw 2018, Fatimah 2008,pdf, diakses, 10 Januari 2026.
Wawan dan Dewi M. 2010. Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Manusia. Yogakarta: Nurul Medika.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




