GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PAREPARE TERHADAP PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS

Henrick Sampeangin, Hikma Wanti, Lorantina A

Abstract


Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tidak hanya perlu dinilai dari ketersediaannya, tetapi juga dari penerimaan dan kepuasan siswa sebagai penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kepuasan siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 terhadap pelaksanaan Program MBG di Kota Parepare berdasarkan aspek rasa, porsi, variasi menu, kebersihan, dan ketepatan waktu penyajian. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 150 siswa, sedangkan sampel sebanyak 60 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61% respons berada pada kategori puas dan 15% sangat puas, sedangkan 21% tidak puas dan 3% sangat tidak puas. Secara keseluruhan, 76% respons menunjukkan kepuasan positif dan 24% menunjukkan ketidakpuasan. Temuan ini menunjukkan bahwa Program MBG telah diterima dengan baik oleh mayoritas siswa, tetapi evaluasi berkala masih diperlukan, terutama untuk meningkatkan variasi menu, menyesuaikan porsi, mempertahankan higienitas, dan memastikan ketepatan waktu distribusi.

Kata Kunci: kepuasan siswa, makanan bergizi gratis, program gizi sekolah, madrasah aliyah

ABSTRACT

The Free Nutritious Meals Program (MBG) in schools should be assessed not only by its availability but also by the acceptance and satisfaction of students as beneficiaries. This study aimed to describe the satisfaction level of students at Madrasah Aliyah Negeri 2 with the MBG Program in Parepare City based on taste, portion size, menu variety, hygiene, and serving timeliness. A quantitative descriptive design was used. The population consisted of 150 students, while 60 grade-eleven students were selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively. The results showed that 61% of responses were satisfied and 15% very satisfied, whereas 21% were dissatisfied and 3% very dissatisfied. Overall, 76% of responses indicated positive satisfaction. The program was well accepted by most students, but periodic evaluation is needed to improve menu variety, portion adjustment, hygiene, and distribution timeliness.

Keywords: student satisfaction, free nutritious meals, school nutrition program, madrasah aliyah

Keywords


kepuasan siswa, makanan bergizi gratis, program gizi sekolah, madrasah aliyah

Full Text:

PDF

References


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman gizi seimbang dan pemenuhan zat gizi anak usia sekolah. Jakarta: Kemenkes RI.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2020). Marketing management and customer satisfaction. Edisi dan penerbit disesuaikan dengan sumber asli.

Nurlina, dkk. (2022). Kepuasan penerima manfaat terhadap program makanan sekolah. Detail bibliografis perlu dilengkapi sesuai sumber asli.

World Food Programme. (2021). School meals and beneficiary acceptance. Rome: WFP.

World Health Organization. (2021). School nutrition and adolescent health. Geneva: WHO.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.