TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DI PUSKESMAS LAKESSI KOTA PAREPARE TAHUN 2019

Yenny Djeny Randa, Andreas Tena

Abstract


Latar Belakang: Usia dibawah lima tahun merupakan “usia emas” dalam pembentukan sumber daya manusia baik dari segi pertumbuhan fisik maupun kecerdasan, dimana hal ini harus didukung oleh status gizi yang baik karena status gizi berperan dalam menentukan sukses tidaknya upaya peningkatan sumberdaya manusia. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang gizi balita di puskesmas lakessi kota parepare tahun 2019. Desain: dengan metode deskriptif yaitu menyajikan data dalam bentuk tabel/diagram distribusi frekuensi dan persentase dari setiap kejadian. Hasil: berdasarkan pengertian Gizi balita terdapat 22 ibu (73.33%) yang memiliki pengetahuan yang baik, berdasarkan Kebutuhan Gizi Balita 16 ibu (53.33%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, berdasarkan pentingnya gizi seimbang bagi balita terdapat 18 ibu (60%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, berdasarkan akibat kekurangan zat gizi pada balita terdapat 15 ibu (50%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup. Kesimpulan: Gambaran pengetahuan ibu tentang gizi balita di Puskesmas Lakessi Kota Parepare cukup. Saran: Hendaknya peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor lain yang mempengaruhi pengetahuan
ibu tentang Gizi balita. 


Kata kunci: Pengetahuan, Ibu balita, Gizi


ABSTRACT
Background: Age under five is a “golden age” in the formation of human resources both in terms of physical growth and intelligence, where this must be supported by good nutritional status because nutritional status plays a role in determining the success or failure of efforts to increase human resources. Objective: To find out the description of mothers ‘knowledge about toddlers’ nutrition in the parepare municipal health center in 2019. Design: the descriptive method is to present data in the form of tables / diagrams of frequency  distribution and percentages of each event. Results: based on the understanding of nutrition of toddlers there are 22 mothers (73.33%) who have good knowledge, based on the nutritional needs of toddlers 16 mothers (53.33%) have sufficient levels of knowledge, based on the importance of balanced nutrition for toddlers there are 18 mothers (60%) have levels
sufficient knowledge, based on the consequences of nutrient deficiencies in toddlers there are 15 mothers (50%) have a sufficient level of knowledge. Conclusion: The description of mother’s knowledge about toddler nutrition at the Lakessi Health Center in Parepare City is sufficient. Suggestion: The researcher should be able to further examine other factors that influence the mother’s knowledge about toddler nutrition.


Keywords: Knowledge, Mother of a toddler, Nutrition


Keywords


Pengetahuan, Ibu balita, Gizi

References


Atikah proverawati. Ilmu Gizi untuk keperawatan dan gizi kesehatan. 2011.

Merryana Adriana. Peranan Gizi dalam siklus kehidupan. 2014.

Atikah Proverawati, DKK. Ilmu gizi untuk keperawatan dan gizi kesehatan. Yogyakarta. 2011.

Atikah Proverawati. Ilmu Gigi untuk Keperawatan dan Gizi kesehatan. 2011.

https://hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/anakkurang-gizi/

http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/127093-6665-Pengaruh%20persepsi-Metodologi.pdf.

Jimung, Martinus. Petunjuk Praktis Karya Tulis Ilmiah. 2018.

Dewi.2016.http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/123456789/2514/BAB%20III.pdf?sequence=7&isAllowed=y.

Safitri, Ytri. “Tinjauan pustaka : pengetahuan” , diakses dari: http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/, pada tanggal 10 juli 2019 pukul 10:59.

________Konsep dasar pengertahuan. Diakses dari http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle. Pada tanggal 08 agustus 2018.

________. “Tinjauan pustaka : pengetahuan” , diakses dari : http://repository.umy.ac.id/bitstream/handle/, pada tanggal 10 juli 2019 pukul 10:59.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.